ArtikelDigital

Belajar teknologi dan bisnis

Keuangan & Akuntansi

Cara Menghitung HPP Kafe untuk Mengetahui Keuntungan

Pelajari cara menghitung harga pokok penjualan minuman dan makanan dengan contoh sederhana.

7 menit baca

Dalam artikel ini

  • Apa itu HPP?
  • Contoh menghitung HPP minuman
  • Rumus sederhana
  • Kesimpulan

Apa itu HPP?

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah biaya yang berkaitan langsung dengan barang atau produk yang dijual. Untuk kafe, HPP makanan dan minuman umumnya mencakup bahan baku yang digunakan untuk membuat setiap menu.

Mengetahui HPP membantu pemilik usaha menentukan harga jual, mengevaluasi margin keuntungan, dan mengendalikan penggunaan bahan baku.

Contoh menghitung HPP minuman

Misalnya, satu gelas minuman menggunakan kopi seharga Rp3.000, susu Rp2.500, gula Rp500, dan es serta bahan pelengkap Rp500.

Total biaya bahan untuk satu gelas adalah Rp6.500. Jika minuman dijual seharga Rp20.000, selisih sebelum biaya operasional lain adalah Rp13.500.

Rumus sederhana

HPP per porsi = total biaya bahan yang digunakan untuk membuat satu porsi.

Margin kotor per porsi = harga jual − HPP per porsi.

Contoh ini belum memasukkan biaya tenaga kerja, sewa, utilitas, pajak, biaya layanan, atau bahan terbuang. Untuk mengetahui laba bersih, biaya-biaya tersebut juga perlu diperhitungkan.

Kesimpulan

Catat biaya bahan berdasarkan jumlah yang benar-benar digunakan. Periksa kembali harga pembelian dan ukuran porsi secara berkala agar perhitungan HPP tetap akurat.